Kamis, 04 Desember 2008
Kapolri Hanya Tegur Enam Jenderal
Kapolri Hanya Tegur Enam Jenderal
Dugaan Beking Judi JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri meluruskan sejumlah pemberitaan yang menyebutkan bahwa enam jenderal terlibat beking judi. Kapolri tak menginginkan polemik itu membuat panas organisasi yang dipimpinnya. Kendati belum memeriksa keenam jenderal tersebut, lulusan Akpol angkatan '74 itu menegaskan tak ada jenderal yang membekingi judi.''Ini pernyataan dari Kapolri. Tanggung jawab saya,'' kata orang nomor satu di Polri itu dalam jumpa pers khusus di Rupatama, Mabes Polri, kemarin (3/12). Acara yang berlangsung lima menit dan tanpa sesi tanya jawab itu tidak biasanya karena digelar khusus untuk menanggapi berita miring soal keterlibatan jenderal dalam praktik judi. Turut hadir, Irwasum Komjen Pol Jusuf Manggabarani dan Kadiv Propam Irjen Pol Alantin Simanjuntak.''Kami ini sedang menghadapi tugas berat ke depan, jangan sampai ada berita seperti ini (sehingga) membuat organisasi saya kurang baik. Karena itu, tolong, jangan dipelintir teman-teman (wartawan) seolah-olah karena (enam jenderal itu) terlibat judi sehingga harus dipecat,'' katanya. Mantan Kabareskrim itu menambahkan, keenam jenderal tersebut hanya dikenai sanksi manajerial dalam bentuk teguran. Tak lebih.Seperti diberitakan (Jawa Pos, 2/12), enam jenderal terkena getah buntut dari terbongkarnya gembong judi toto gelap Atjin oleh Kapolda Riau Brigjen Pol Hadiatmoko pada 23 Oktober lalu. Pengungkapan kasus Atjin itu melebar. Sebab, dari hasil pemeriksaan, tersangka beroperasi sejak 2001. Padahal, sejak Agustus 2005, mantan Kapolri Jenderal (pur) Sutanto telah mencanangkan gerakan antijudi yang kini dilanjutkan Bambang Hendarso.Muncul pertanyaan, mengapa selama ini Atjin tidak tersentuh. Dari situlah, enam jenderal yang pernah menjabat Kapolda dan Wakapolda Riau hendak dimintai pertanggungjawaban manajerial. Sebab, sebagai pimpinan, mereka tak bisa beralasan tidak mengetahui judi Atjin yang dinilai kasatmata itu. Keenam jenderal itu, antara lain, Irjen Pol Sutjiptadi yang sekarang menjabat gubernur Akpol, Irjen Pol Ito Sumardi yang kini Kapolda Sumsel, dan Brigjen Pol S. Damanhuri yang menjadi Widyaiswara Sespim Polri.(naz/iro)






